Jumat, 18 April 2008

Action is Power

artinya perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah pertama. Pesan moral dari kata kata mutiara pendek ini adalah tindakan. Memang benar tindakan adalah kekuatan! Action is power!
Kita mungkin punya sebongkah impian indah, segudang rencana, setumpuk ide cemerlang, tetapi semua itu tidak akan menghasilkan apapun, jika kita tidak berani memulai dengan langkah pertama.

Hal ini mengingatkan saya pada ciri-ciri manusia yang menurut saya ada empat tipe tentang teori dan praktek.
Tipe pertama, yaitu orang yang tidak punya teori sekaligus tidak praktek. Orang seperti ini tidak memiliki semangat dan tidak mau belajar. Kehidupannya tanpa tujuan, tanpa gairah. Hidup hanya dijalani ala kadarnya. Inilah pilihan orangâ€"orang gagal. Mungkin tipe ini menjadi bagian terbesar dari sebuah masyarakat yang tertinggal.
Tipe kedua, orang yang punya teori tetapi tidak praktek. Inilah tipe orang yang senang mengumpulkan serta menyerap berbagai macam teori. Namun sayang, segudang teori yang dimilikinya, tidak mampu dipraktekan dengan tindakan nyata. Jadi, yang ada hanya teori kosong alias NATO, No Action Theori Only!
Tipe ketiga, yaitu orang yang tidak punya teori tetapi mampu praktek. Mampu menjalankan seperti yang diteorikan orang lain. Inilah tipe orang yang berorientasi pada tindakan, mau belajar dari pengalaman, teori, maupun kebijaksanaan orang lain. Tipe orang ketiga ini mungkin pada awal melangkah akan mengalami berbagai macam gangguan, kesulitan, bahkan kegagalan. Namun dia menyadari semua itu harus dihadapi sebagai pembelajaran dan pematangan mental. Di sinilah letak para otodidak sejati yang belajar melalui keberanian tindakan.
Tipe keempat, orang yang punya teori sekaligus mampu memprakteknya. Sudah pasti tipe ini adalah orang yang mantap dan matang mentalnya, karena tertempa oleh banyaknya problem kehidupan yang mampu dikendalikan dan diatasi. Inilah tipe orang sukses yang paling ideal. Tipe orang yang optimis, punya visi, sekaligus berani melangkah.
Ingin menjadi type yang manakah Anda? Semua pilihan tergantung di tangan Anda. Life is not theory. Life is action! Hidup bukanlah teori. Hidup adalah aksi! Sing tung ciu she lik liang! Action is power! Tindakan adalah kekuatan !!!
Seribu langkah dimulai dengan langkah pertama.

Salam sukses luar biasa !!!

Kamis, 17 April 2008

Thibbun Nabawi Sebuah Solusi


Nikmat sehat merupakan suatu hal yang sepantasnya kita syukuri. Sebab, nikmat ini begitu mahal harganya. Tengok saja, tak keberatan mengeluarkan biaya yang besar demi mengupayakan kesembuhannya. Untuk mengusahakan kesembuhan, biasanya orang memilih pengobatan medis ( dokter atau rumah sakit).

Edisi Feb'08Namun, ketika biaya yang diperlukan untuk pengobatan medis semakin tinggi, padahal ada sarana pengobatan lain yang lebih murah dan secara empiris terbukti kemanjurannya, mulailah orang-orang melirik pengobatan alternatif ini.Tak terkecuali, pengobatan alternatif islami pun semakin diminati. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kesembuhan itu terdapat pada tiga hal, yakni minum madu, bekam, dan dengan kay (sundutan api). Sesungguhnya aku melarang umatku dari kay.” (Shahihul Bukhari, ath-Thibb, juz 1, hal. 5680)
Sayangnya, begitu banyak pengobatan yang mengaku islami, namun bertentangan dengan kaidah-kaidah Islam dan bahkan menjerumuskan ke dalam dosa yang tak terampuni, syirik besar alias menyekutukan Allah ta’ala. untuk itu, nikah mengangkat masalah ini, sehingga diharapkan pembaca lebih tahu apa itu pengobatan islami (thibbun nabawi) maupun model-model pengobatan yang bukan merupakan pengobatan islami. Ada satu lagi pembahasan yang sudah pasti seharusnya tidak dilewatkan pembaca, kapankah boleh berobat dengan sesuatu yang haram. Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Sesungguhnya, Allah telah menciptakan obat untuk setiap penyakit, maka berobatlah kalian, tetapi jangan berobat dengan sesuatu yang diharamkan.” (Riwayat Abu Dawud)Nah, dalam “Fikih Keluarga”, pembaca dapat menemukan jawabannya.Dalam edisi ini, ada satu rubrik baru yang menggantikan rubrik “Sehat”, rubrik ini berisi tentang kaidah-kaidah umum jual-beli islami. Rubrik ini semoga bermanfaat bagi pembaca yang ingin memulai dagang atau yang sudah menjadi pedagang pada khususnya serta pembaca sekalian pada umumnya. Sebab, dalam keseharian kita, bisa dikatakan akan bersinggungan dengan yang namanya jual beli ini. Untuk itu, “Pilar Bisnis” kami hadirkan untuk Anda.Pembaca sekalian, sebagai penutup kami ingatkan bahwa kesembuhan itu milik Allah ta’ala semata, sehingga ketika berobat jangan lupa mengharap kesembuhan kepada-Nya semata. adapun obat hanyalah sarana saja, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Setiap penyakit ada obatnya, bila obat tersebut tepat mengenai penyakit, maka akan terwujud kesembuhan dengan izin Allah ta’ala.” (Riwayat Muslim)Ini juga dijelaskan dalam Al Quran, ketika Nabi Ibrahim mendakwahkan tauhid pada kaumnya, beliau berkata,“Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku.” (asy-Syu’ara’)Semoga sajian kali ini bisa menambah wawasan sekaligus bekal amalan bagi pembaca sekalian serta dapat didakwahkan kepada saudara-saudara kita semua.

Jumat, 04 April 2008

PELATIHAN ALAMI TAHAN BANTING [ I ]

Ini adalah kisah nyata perjalanan hidupku..mudah-mudahan terbit dalam beberapa episode.
Waktu kecil, kira-kira SD kelas 3. Saya sering main sama temen-temen. Main sepak bola, petak umpet, mandi hujan dan sampai mandi di kobangan air empang yang kotor. Karena memang dari kecil saya hobi berenang. Ga boleh ngelihat air genang, main nyebur aja...hasilnya saya jadi lumayan pinter berenang dan Alhamdulillah saya juara lomba renang waktu ujian olah raga renang di SMP..he..he.
Sering kalo lagi main petak umpet atau lari2an ada panggilan lembut dari ibuku…”Muuuuss pulang..handuk datang”. Waah baru main sebentar sudah di suruh bantuin beresin handuk lagi..cape deeh..gerutuku. Bapak ku memang waktu itu berprofesi jadi seorang sales handuk nama. Produknya bagus-bagus dan pada waktu itu seingat saya kalo datang ke rumah sampai berkarung-karung handuk pesanan dari instansi pemerintah maupun swasta. Kalo tuh karungan sudah datang alamat ga bisa ke mana-mana deh, kalo nekat main juga..siap-siap aja digebukin ama babe..he..he…
Selesai diinspeksi dan dikemas rapi, para handuk dikelompokkan berdasarkan instansi dan dimasukkan tas ransel bagus (punya militer yang panjang dan kuat…ga tau dulu bapak dapat dari mana) siap-siap untuk delivery pakai armada scooter Vespa sprint tahun 1975. Ransel besar ditidurin susun 2 di jok belakang bapak biker-nya, saya dan kakak saya disempilin di tengah-tengah.

Ini dia bapakku di tempat barunya, Citra Indah, Cibubur.

Saat ini saya juga pakai vespa. Tapi nggak abis pikir kok bisa ya, 2 anak SD disempilin antara bapak dan ransel besar ??

Kirimya tidak tanggung-tanggung bo..ke Sukabumi, Bogor dan uhh ga tau ke mana tuh, yang saya ingat saya sering saling bangunin sama kakak karena kita kadang-kadang ketiduran di vespa..alhamdulillah tidah pernah terjadi insiden, padahal resikonya gede banget ya..baru sadar.
Tidak jarang, tidak segan-segan bapak nyamperin saya dan kakak yang lagi proses belajar di SD, minta ijin sama bu guru dengan berbagai alasan yang penting anaknya bisa diajak ‘nemenin‘ antar handuk ke customer…nggak disangka masih kecil udah digodok mental neh…
Pernah suatu hari bapak diomelin orang, pasalnya orang itu pesan handuk nama yang namanya perempuan. Udah sebulan lebih ga dibayar2, disamperin ceritanya sama bapak ke rumahnya, eh ternyata istrinya yang terima, pas di’interview’ ternyata nama wanita dihanduk itu WIL suaminya..habis deh bapak diomelin suaminya tapi istrinya mbelain dan langsung dibayar tuh hutang suaminya…rebut-ribut deh situ yang penting uang saya balik gumam bapakku…dasar lelakee.
Terus terang aku paling takut sama bapak, waktu itu kalo udah marah..hii sereem. Sampai-sampai aku gemetar nahan lapar, belum sempat aku bilang-karena memang segan & takut, bapak duluan bilang..”Kalo nganter barangnya sudah beres nanti kita baru makan yaa. Yang penting kerja dulu bara makan”.
Saya masih ingat, setelah kerjaan beres, saya diajak mampir ke restoran padang, kayaknya didaerah Bogor. Karena nggak ngerti menu, ditawarin dendeng ngangguk aja, Alhasil tuh dendeng ga ketelen, abis keras bener..mungkin gigiku masih muda dan imut-imut. Kalo di tawarin minumnya, saya milih es teller. Tau ga saya saat itu bisa ngabisin 2 mangkok es teller loh, maklum waktu bocah emang nge-fun banget sama es teller…meskipun meler-meler tetep es teller.
Itulah sedikit perjalan hidup saya yang masih saya ingat. Benar-benar saya diajarkan tahan banting sama ortu. Mungkin bapak saya nggak sadar, yang waktu itu dia rasakan mungkin enjoy aja ngajak anaknya plesiran sambil nganter dagangan.
Terima kasih bapakku, semoga jerih payahmu dicatat oleh Alloh sebagai amal baik…amiin.
Semoga terinspirasi


Moestafa.abadi@yahoo.com

Minggu, 30 Maret 2008

Alam yang menyeimbangkan

Sehabis membaca artikel dari pak hadi khususnya paragraph t’akhir, saya jadi pingin cerita juga pengalaman pribadi
Yang masih hangat baru saya alami kemarin, minggu 30 Maret 2008.

Jika waktu libur, saya lebih banyak waktu bersama keluarga saya.
Kadang saya ke Tanah abang, jatinegara muter-muter cari barang dan itu selalu
Saya ajak istri dan anak saya. Meskipun agak riweuh, tapi saya nikmati aja karena buat hiburan.
Kalo kami udah penat ada aja kelakuan mereka yang bikin penat kami hilang
Dan jadi bahan ketawaan..lucu sekali mereka.

Dari pagi, anak saya yang paling kecil -1 tahun-sudah bangun. Setelah saya
Lari pagi dia langsung minta gendong, biasa minta diajak muter2 pakai sepeda mini.
Biar seru , saya bangunin kakaknya supaya bisa ikutan naik sepeda.
Memang selama ini belum pernah saya ajak naik sepeda 22 nya.

Selama perjalanan si kakak ngoceeh aja,,nanyain segala yang dia lihat.
Adiknya juga ngoceh tapi belum jelas ngomong apa. Saya hanya bisa mesem2 melihat
Kelakuan mereka.
Lumayan jauh dan perjalanan itu, setelah puas saya niat pulang dan mereka
Nggangguk setuju. Kurang 10 meter sampai rumah saya papasan sama tetanggaku
Mas Kusmanto yang lagi bonceng istrinya. Sambil lempar senyum dan salam tiba2 terdengar
Suara keras kakak, “aduuuhh…abi… “ dibarengi macetnya sepeda saya.
Ternyata kaki kanannya masuk jari2 sepeda kami. Tetanggaku langsung berhenti
Dari motornya dan kelihatan panik.
Aku berusaha tenang, sambil aku mundurkan sepeda supaya kakinya bisa keluar.
Setelah itu kugendong pulang ke rumah yang memang sudah dekat dan Mas Kusmanto
membawa sepedaku beserta anakku yang kecil.
Yang dirumah pada bingung..wah jatuh nih dari sepeda, tapi setelah melihat kakinya yang
Merah, biru plus lebam mereka langsung meringis.
Istriku langsung telp Mama Silva, tetanggaku yang pinter ngurut balita. Alhamdulillah
Orangnya ada dan langsung aku bawa ke rumahnya.
“Kakak sudah sembuh ya..ga usah diulut ya..? ocehnya sambil menanyakanku,
maksudnya sih biar meyakinkan aku bahwa dia ga usah diurut, karena dia takut sekali..sakit kali ya…
Alhamdulillah ga sampai 5 menit proses urut selesai meskipun diiringi tangis dan ronta si kakak.
Alhamdulillah ga sampai satu jam kakak udah bisa lari lagi meskipun ga secepat biasanya,
Biar ga terlalu trauma saya ajak lagi, kali ini saya ajak pake mobil muter2 karawang sambil beli sparepart
Mobil trus mampir ke pemancingan mang ajo, untuk menghibur si kakak yang habis kena musibah, lihat2 ikan.
Kakak paling seneng kalo lihat ikan.
Setelah puas kami pulang.. sampai rumah giliran aku yang punya gawean. Mau bawa mobil
Ke bengkel. Separoh perjalanan mobil mati di tengah jalan..apalagi nih? Pikirku..
Utak-atik..utak atik..eh datang mobil kijang milik tetanggaku pak Surahmin menolong.
Hingga sampailah aku dibengkel.

Alhamdulillah setiap kejadian, mulai kakak kakinya masuk jari2 sepeda, tukang urut, mobil mogok,
Semuanya dibantu oleh tetanggaku yang baik hati. Semoga Alloh membalas kebaikan kalian semua..amiin

moestafa.abadi@yahoo.com


-----Original Message-----From: Hadi Kuntoro [mailto:hdkuntoro@yahoo.com] Sent: Monday, March 31, 2008 10:11 AMTo: Hadi Kuntoro; Heru Fardyanto; Nanan Purnaman; Moestafa Abadi; Andika Fahmi Basya; Bambang Surono; Suprayitno (MCDP); Bachrudin; Jacob Hope; Rahmat Arif S.; Bambang Setyobudi; Desminaweti; Mona Liza; Eddy Basuki; Sutarto; Suyono; Ronald Malau; Shanty Andriningsih; Siti Purchatun; Imam Sumarsono; Indrawidjaja; Agus Arifiyanto; SumardiSubject: Artikel Bagus dari Seorang Sahabat

Temen2...semoga anda dalam keadaan sehat, hepi,ceria, berseri dan semangat..di Senin pagi ini.
Saya kirimkan Bacaan ringan, semoga ini menjadi selingan agar hari senin anda manjadi hari senin yang makin full semangat

Jika Anakmu TerjatuhSeorang kawan takjub dengan cara orang asing ini menangani anak kecilnya yang terjatuh dari sebuah mainan di tempat rekreasi. Sementara orang-orang berteriak ngeri, bapak si anak ini tenang sekali. Dengan cara apa orang asing ini menolong? Dengan cara tidak menolongnya sama sekali.‘’Biarkan dia bangkit sendiri. Itulah cara seorang anak agar mandiri,’’ kata orang asing ini. Cara itu segera mendorong si teman membuat koreksi besar-besaran atas nilai masyarakatnya sendiri. Rasa inferior mengembang jelas di matanya. Rasa kalah ‘’metodologi pendidikan’’ segara tergambar dalam pernyatannya.‘’Kita selama ini keliru,’’ katanya. ‘’Jangankan jatuh, makan saja disuapi. Sebelum jatuh pun anak-anak itu kita tuntun. Pantesan, generasi bangsa akita lemah begini!’’ keluh si teman. Di dalam beberapa hal saya menyetujui pernyataannya. Ketidaktegaan yang keterlaluan sering berubah menjadi pemanjaan yang keterlaluan. Hasilnya memang berbahaya. Generasi semacam itu memang punya potensi besar menjadi benalu. Di dalam soal lain, saya juga menyetujui sikap orang asing itu. Melihat seorang yang masuk ke pelosok hutan di Amazon, menjelajah kutub utara seorang diri, adalah keberanian yang tak habis saya mengerti. Melihat Colombus berlayar hanya dengan meyakini bahwa bumi itu bulat, membuat saya bertepuk tangan atas nyali semacam ini. Jadi tak ada yang tidak saya setujui pada sikap keduanya. Pada ukurannya, ia memilik kebenarannya sendiri-sendiri.Jika saya terpaksa ada yang tidak saya setujui paling menyangkut soal yang lebih sederhana. Misalnya bahwa membiarkan anak terjatuh, selalu dihubungkan dengan pendidikan kemandirian, bahwa membantu anak berdiri saat terjatuh, selalu berarti pemanjaan. Bagi saya, itu tak lebih dari romantisme biasa saja. Tak harus selalu ditafsirkan terlalu jauh. Apalagi di berbagai kesempatan saya amat suka menggendong anak meskipun ia sudah duduk di kelas 3 SD dan mulai malu digendong bapaknya. Jika ia berontak sayalah yang memaksanya. Setiap makan bersama, saya menawarinya untuk menyuapinya senantiasa. Ketika saya selalu ingin melakukan itu semua, eh, malah anak ini yang lama-lama terganggu pada ulah bapaknya.Anak itu sudah merasa terlalu besar, terlalu direndahkan untuk digendong dan disuapi. Tetapi sayalah yang selalu merengek memintanya. Apakah berarti saya sedang memanjakannya? Tidak. Saya cuma sedang menyanyanginya. Sayalah yang manja kepadanya. Karena menggendong, menyuapi, menuntun, menimang dan menciumi itu hanya mungkin saya lalukan ketika ia masih sekecil itu dan ketika fisiknya belum melampaui fisik saya. Apalagi aya tahu, tinggi tubuh saya tak seberapa. Hanya butuh anak ini naik kelas saja, ia sudah akan menyalip tinggi saya. Jadi aduh… singkat sekali periode menggendong dan menyuapi itu. Singkat sekali waktu untuk bisa membantu anak bangun saat jatuh dari tempat mainannya. Karena setelah itu anak-anak akan punya dunianya sendiri. Akan memiliki kebanggaanya sendiri. Dolan pun sudah lebih memilih bersama teman-temannya katimbang orang tuanya. Jadi, kalau bisa, saya malah akan menggendong dan menyuapi anak-anak saya 24 jam perhari. Jika bisa, saya inginbersama mereka selama sehari penuh setiap kali, sebelum anak itu berpindah ke dunianya sendiri. Kenapa waktu yang singkat dan tak mungkin terulang itu harus saya sia-siakan! Anehnya, begitu seluruh kemanjaan ini hendak saya berikan kepada anak-anak, mereka sendiri yang secara alamiah menolaknya. Mereka ingin merasa berarti, ingin mengerjakannya sendiri, jika terjatuh ingin bangun sendiri, mereka bangga sekali jika sangup mengerjakan tugas-tugasnya sendiri. Lho, ada apa ini, dimanja kok malah mandiri!Dalam beberapa hal saya malah takut jika anak-anak saya nanti terlalu mandiri. Saya takut jika meskipun mereka sudah kaya raya, tetapi tetap masih nyetir senidir, mencuci mobil sendiri, membengkeli mesinnya sendiri padahal penganguran di sekitarnya banyak sekali. ‘’Demi kemandirian!’’ kata mereka. Saya punya teman, seorang sukses yang baik hati padahal ia adalah anak bungsu yang sejak kecil serba dilayani dan dilayani. Ia memang lemah untuk beberapa hal, misalnya hanya bisa menyetir tetapi di mana letak dongkrak saja ia tak mengerti. Lalu apa jadinya jika suatu saat mobilnya ngadat? Oo jangan khawatir. Orang ini selalu diringi faktor kebetulan yang mengherankan. Jika bannya gembos, eh, lokasinya tak jauh dari tambal ban. Jika mesinnya ngadat di kejauhan, tiba-tiba ada teman yang berpapasan karena satu tujuan. Jika…. Pokoknya terlalu banyak jika yang mengherankan yang Anda pun sesekali pernah mengalami. Maka saya punya kesimpulan sederhana: jika kasih sayang benar-benar menjadi dasar seluruh perlu, tak perlu ada yang dikhawatirkan, meskipun sepintas lalu kelakuan kita keliru. Alam yang akan menyeimbangkan!Prie GS
.
__,_._,___
Salam Hangat
Hadi Kuntoro
http://hadikuntoro.com

Rabu, 19 Maret 2008

Buah dari Kesabaran


Setahun yang lalu banjir besar melanda negeri ini. Tidak tanggung-tanggung banjir tersebut melanda beberapa daerah yang menurut penghuni daerah tersebut belum pernah kebanjiran. dan yang lebih tragis lagi menewaskan beberapa orang yang terkena musibah banjir tersebut.

Ada banyak opini dari masyarakat bahwa banjir besar kali ini hanya perubahan / pergeseran poros bumi hinga bla..bla..bla..atau ada yang bilang ini akibat keserakahan manusia yang mendirikan bangunan tapi tidak memperdulikan lingkungan hingga air bingung mau ngalir kemana? Ada yang lebih bijak bahwa banjir kali ini adalah teguran akibat perilaku buruk kita sehingga Zat yang maha kuasa memperi peringatan kepada negeri ini.

Saya punya pengalaman menarik mengenai teman saya yang rumahnya kelelep akibat banjir tahun kemarin. Dia pun bilang begitu..” Seumur-umur baru kali ini rumah saya kelelep.”
Akibat dari banjir itu, keluarganya dipulangkan ke kampung halaman, Jawa tengah.Perabotan dirumah yang ikut kelelep dibuang. Sehingga rumahnya jadi plong kosong.
Tapi tidak tampak dari wajah dia ini sedih, marah mencaci musim dan sebagainya. Yang saya tahu dia malah takjub akan musibah ini, seraya berucap “ Kalau Alloh mau berbuat, apa yang tidak mungkin pasti terjadi.” “Lahallawalaakuwwata illabillah.’ Lanjut saya.
Sebelumnya memang teman saya ini sedang menggeluti bisnis selimut. Dia memasarkan produk selimut jepang yang bagus kualitasnya. Dari dia saya juga ikut njualin selimut itu dan setelah banjir, dia malah nekat mborong selimut jepang dan menuhin ruangan kamar bawah dan kamar atas..”Saya malah tambah semangat nehh…”ujarnya sambil tersenyum.
Per 1 Maret kemarin dia resmi resign dari tempat kerjanya dan full menangani bisnis selimut itu. Dan Subhanalloh, bisnisnya berkembang pesat. Area pemasarannya sudah seluruh Indonesia. Waktu saya berkunjung ke rumahnya ahad kemarin, tampak wajah ikhlas dan terima kasihnya pada Alloh Subhanahuwata’ala yang telah memberinya sukses.Dan pelayanan selimut jepangnya sudah online kapanpun anda meminta.Silakan anda tengok situsnya, http://www.hadikuntoro.com

Sesungguhnya musibah dan bencana bila diterima dengan kesabaran dan keikhlasan, maka percayalah bahwa Alloh sangat sangat sayang terhadap hambanya. Sungguh indah perkataan Rosululloh : “ Sungguh takjub perkara seorang muslim, apabila dia ditimpa nikmat dia bersyukur dan bila ditimpa musibah, dia bersabar.Dan keduanya itu adalah baik baginya”. Dan boleh keterpurukan dan musibah negeri karena kita durhaka kepada Alloh dan rosulnya. “ Barangsiapa bersyukur atas nikmat-Ku niscaya akan kutambahkan nikmat-Ku padanya dan barangsiapa kufur ingatlah sesungguhnya azab-Ku amat pedih.”

Semoga bermanfaat

Moestafa.abadi@yahoo.com

Senin, 03 Maret 2008

Keajaiban Madu ( Royal jelly )

Semoga kita makin mencintai Alloh dan Rosul-Nya..amiin

"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia," kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan." (QS. An-Nahl: 68-69) Tahukah Anda, betapa madu merupakan sumber makanan penting yang disediakan Allah untuk manusia melalui serangga kecil ini?
Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sari. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.
Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran, madu adalah "obat bagi manusia". Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Konferensi tersebut membahas pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari, dan propolis dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter Rumania mengatakan bahwa ia mengujikan madu untuk pengobatan pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh total. Para dokter Polandia juga menyatakan dalam konferensi tersebut bahwa resin lebah dapat membantu penyembuhan banyak penyakit seperti wasir, masalah kulit, penyakit ginekologis, dan berbagai penyakit lainnya.
Dewasa ini, apikultur dan produk lebah telah membuka cabang penelitian baru di negara-negara yang sudah maju dalam hal ilmu pengetahuan. Manfaat madu lainnya dapat dijelaskan di bawah ini:
Mudah dicerna: Karena molekul gula pada madu dapat berubah menjadi gula lain (misalnya fruktosa menjadi glukosa), madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walau memiliki kandungan asam yang tinggi. Madu membantu ginjal dan usus untuk berfungsi lebih baik.
Rendah kalori: Kualitas madu lain adalah, jika dibandingkan dengan jumlah gula yang sama, kandungan kalori madu 40% lebih rendah. Walau memberi energi yang besar, madu tidak menambah berat badan.
Berdifusi lebih cepat melalui darah: Jika dicampur dengan air hangat, madu dapat berdifusi ke dalam darah dalam waktu tujuh menit. Molekul gula bebasnya membuat otak berfungsi lebih baik karena otak merupakan pengonsumsi gula terbesar.
Membantu pembentukan darah: Madu menyediakan banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan darah. Lebih jauh lagi, ia membantu pembersihan darah. Madu berpengaruh positif dalam mengatur dan membantu peredaran darah. Madu juga berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah pembuluh kapiler dan arteriosklerosis.
Membunuh bakteri: Sifat madu yang membunuh bakteri disebut "efek inhibisi". Penelitian tentang madu menunjukkan bahwa sifat ini meningkat dua kali lipat bila diencerkan dengan air. Sungguh menarik bahwa lebah yang baru lahir dalam koloni diberi makan madu encer oleh lebah-lebah yang bertanggung jawab merawat mereka-seolah mereka tahu kemampuan madu ini.
Royal jelly: Royal jelly adalah zat yang diproduksi lebah pekerja di dalam sarang. Zat bergizi tinggi ini mengandung gula, protein, lemak, dan berbagai vitamin. Royal jelly digunakan untuk menanggulangi masalah-masalah yang disebabkan kekurangan jaringan atau kelemahan tubuh.
Jelaslah bahwa madu, yang diproduksi jauh melebihi jumlah kebutuhan lebah, dibuat untuk kepentingan manusia. Dan telah jelas pula bahwa lebah tidak dapat melakukan tugas-tugas yang sedemikian sulit "dengan sendirinya".

Ray Sahelian, M.D Royal Jelly, dikeluarkan dari kelenjar liur lebah Pekerja, dipergunakan sebagai makanan untuk larvae (Calon Ratu) dan sebagai satu-satunya makanan untuk larvae. Royal Jelly mengandung campuran vitamin, mineral, protein dan asam lemak. Beberapa studi pada binatang pengerat menunjukkan bahwa Royal Jelly merupakan Anti-inflammatory dan anti Tumor.
Dr Alfred Vogel, Seorang Naturopath Ternama berasal dari Swiss:“Royal Jelly tidak hanya memberikan vitalitas dan awet muda melalui kemampuannya meningkatkan kelenjar endocrine, tetapi juga mampu melawan batuk rejan, khususnya pada anak-anak. Penelitian menemukan bahwa seorang anak dengan jasmani tubuh yang lemah, dapat dengan segera menambah dan meningkatkan selera makan yang lebih baik jika di berikan Royal Jelly."
Dia juga mengatakan, "Manfaat juga bisa di peroleh pada kasus bronkhitis, migren, nafsu makan dan masalah gallbladder, pencernaan, syaraf, keletihan akibat kekurangan kelenjar endocrine." Dan banyak lagi masalah-masalah kesehatan lain nya yang dapat di perbaiki, dan memungkinkan untuk di sembuhkan, jika kita mengkonsumsi Royal Jelly Secara teratur.
Penelitian Oleh Dr. Roger Wyburn MasonRoyal Jelly efektif dalam mengurangi gejala radang sendi.
James F. Balch, M.D., and Phyllis A. Balch dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing: Menulis “Royal Jelly diketahui dapat membantu mengatasi penyakit liver/hati, pankreas, insomnia, mag, penyakit ginjal, patah tulang dan menghaluskan kulit, serta dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan (immune system)."
MENGAPA Royal Jelly Merupakan salah satu Suplement yang paling di cari-cari? Karena merupakan makanan kaya akan Nutrisi yang sangat mengagumkan. Para ahli Biokimia MENEMUKAN Royal Jelly mengandung, Vitamins A, B Complex, C, D and E serta vitamin B dan bagian-bagian nya seperti B1, B2, B3, B6, Bl2, biotin, folic acid, pantothenic acid yang dapat meningkatkan kelenjar adrenalin dan dapat mengurangi stress.

sumber : http://www.mynutrend.com/keajaibanmadu.html

Senin, 18 Februari 2008

HIJAB BAGI WANITA

Bismillahiirrohmaanirrohiim

Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Cacian dan sumpah serapah keluar dari mulut wanita cantik yang berpakaian merecet sampai kelihatan cd belakang dan lekuk tubuhnya. Dia memaki seorang lelaki yang memegang ‘barang berharganya’. Tapi orang-orang disekitarnya ga ada yang nolong, malah ada yang senyum-senyum sambil geleng2 kepala melihat kelakuan lelaki yang usil itu.
Ibarat rumah yang bagus dan Indah, tetapi sangat mudah barang-barang di dalamnya
terlihat karena pintu dan jendelanya tidak ditutup. Jadi jangan salahkan ‘si maling’ bila barang-barang kita diambilnya…
Di lain tempat ada orang tua bijak yang menasehati anak gadisnya agar perpakaian sopan dan lebar serta berkerudung. “Kalau ada lelaki yang mengganggumu, lepaskan sepatumu dan lemparkan ke jidatnya, bila kamu meneriakinya “Maliii…ng” Insya Alloh orang sekitar akan menghajar dia dan membela kamu.
Cerita diatas adalah suatu perbandingan pada jaman sekarang. Di mana wanita begitu mudah menjadi objek pelecehan bila tidak menutup auratnya dengan benar.
Semoga kita termasuk orang-orang yang dipelihara oleh Alloh dengan kita mengamalkan perintah-Nya. Salah satunya yaitu menutupi aurat istri-istri kita, anak-anak gadis kita agar tidak menjadi santapan ‘maling’ pandangan dan ‘maling’ kehormatan sesungguhnya-Naudzubillahi-.
Allah Azza wa Jalla telah berfirman.
"Artinya : .... Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran ... " (Al Maaidah : 2).Jika anda melihat kebenaran didalamnya, maka pujilah Allah Tabaraka wa Ta'ala. Dan jika anda mendapati kebalikannya, maka kami berharap anda berkenan memberikan do'a kebaikan untuk kami, semoga Allah meluruskan kesalahan kami dan mengampuni keteledoran kami.Dengan memohon kepada Allah Jalla wa 'Ala maaf, ampunan, manfaat dan pahala.Semoga shalawat dan salam selalu dilimpahkan oleh Allah kepada Rasulullah, keluarga, pengikutnya dan seluruh para sahabatnya.